Posts

Showing posts with the label Munakahat

Hukum chating dengan Ajnabi di Medsos

Image
  Ngobrol dengan Ajnabi (lawan jenis yang bukan Mahram) didunia maya ada 2 macam. 1. Karena ada hajat syar'i 2. Tidak ada hajat syar'i Kalau ada keperluan yang dibolehkan menurut syar'i maka hukumnya boleh tapi dengan syarat ketentuan berlaku ya lurr.... Apa keperluan syar'i itu...? Semisal konsultasi hukum. Apa syarat ketentuan berlaku...? Ada jaminan "Amnil-Fitnah" aman dari godaan dan hanya sebatas keperluan tidak lebih. Baca artikel ini ya lurr:   Jual-beli hewan hidup dengan ditimbang Kalau tidak ada keperluan yang dibenarkan syari'at maka hukumnya Haram, karena chating termasuk Kholwat yang dilarang. أما المحادثة بين الرجل والمرأة الأجنبية، في وسائل التواصل، فايضا لا تكون إلا لحاجة، والحاجة الشديدة فقط، كالاستفتاء، مع أمن الفتنة، وعدم الشهوة، لما في هذا الوسائل من نوع خلوة، فيجب فيها مراعاة الضوابط الشرعية؛ وأن لا تكون لتكوين العلاقة الخاصة كالصداقة والتعارف والزواج، فإن مثل هذه المحادثة إذا تجاوزت فيها الحدود الشرعية، يمكن أن تكون بابًا للفتنة، وداع...

Dinamika Pernikahan

Image
 DINAMIKA PERNIKAHAN Tajuk diatas menurut mimin adalah yang paling tepat, dibandingkan dengan kalimat “Dinamika Perkawinan” sebab apa mas bro…?! sebab Kebo Kawin tapi belum pernah dengar “Kebo Nikah” Dan paling senang-senang orang adalah orang yang baru menikah, baik pernikahan yang pertama ataupun yang kedua, ketiga kesepuluh dan seterusnya, senyumnya lebar sampai telinga, dunia baru yang penuh dengan keceriaan dan kesenangan tergambar dibenaknya, mengalirlah ucapan“Selamat menempuh hidup baru,” Tapi tahukah anda mas bro…. bahwa “Menempuh Kehidupan Baru” bukanlah gambaran kesenangan semata, karena kehidupan baru berarti kehidupan yang lain dengan kehidupan yang sudah dialami, kehidupan yang sangat berbeda dari sebelumnya, dan sesuatu yang baru tak selamanya membawa kesenangan, ya gak mas bro..?! Ada ungkapan bahwa menikah itu: فرح الشهر وحزن الدهر “senangnya bulanan sedihnya tahunan” Ungkapan yang sangat relevan dengan kondisi rungga-rungga zaman sekarang, karena d...

Siapakah pemimpin rumah tangga?

Image
  Siapakah pemimpin rumah tangga?  Pemimpin dalam keluarga adalah Suami , demikian pandangan sejumlah ulama dalam menafsirkan firman Allah dalam Qur’an Surat an-Nisa’ ayat 34: الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena itu, Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain...” Apa makna “ قَوَّامُونَ ” menurut Al-Imam Al-Qurtubi dalam tafsirnya J5H168: أَيْ يَقُومُونَ بِالنَّفَقَةِ عَلَيْهِنَّ وَالذَّبِّ عَنْهُنَّ ، ‘Mengurusi nafkah mereka dan “ الذَّبِّ عَنْهُنَّ ”, apa itu “ الذَّبِّ ” ? Menurut kamus Mu’jamul   ‘Arob “ الذَّبِّ ” adalah : دفع عنهن وحامى عليهن “Menjaga mereka dari bahaya dan memelihara mereka” karena untuk tugas Penjagaan dan pemeliharaan hanya laki-lakilah yang mampu mengerjakannya bukan perempuan, karena laki-laki sudah terstruktur dan terdesain untuk itu oleh yang maha...

5 Sebab Konflik Rungga

Image
  Sebab Konflik  Dalam membina rumah tangga masalah pasti selalu ada, jangan dikira kalau kita lihat ada pasangan suami isteri yang sudah puluhan tahun dan kita lihat harmonis lantas kita bilang mereka tidak pernah ada konflik..?! Tiddak Roma…!!!   Mereka pasti pernah mengalami apa yang kita sebut konflik rumah tangga ,   Namun mereka mampu mengatasinya, dan memang hendaknya kita berusaha menjaga agar masalah itu tidak semakin besar dan akhirnya menyebabkan keretakan rumah tangga. Diantara sebab-sebab Konflik Rumah tangga adalah: 1.       Masalah Ekonomi Masalah ekonomi adalah salah satu  penyebab konflik rumah tangga yang paling dominan diantara sebab-sebab lain, terutama untuk pasangan Rungga (rumah tangga) pedesaan, tidak jarang kita sering mendengar kasus perceraian karena masalah kurang terpenuhinya kebutuhan ekonomi keluarga, dan ini Fakta lapangan, Percaya dech…!! coba ...

Memilih Jodoh

Image
Memilih Jodoh Mengetahui status dari pasangan yang hendak dinikahi bagi seorang laki-laki ataupun wanita adalah hal yang dianjurkan oleh Agama: apakah ia orang baik-baik ataukah bukan, orang Jawa menyebutnya dengan istilah bobot, bibit, dan bebet . Bobot adalah kualitas dari calon pasangan kita, mulai dari pekerjaan, keahlian, keterampilan hingga hobi yang menunjang kehidupannya dalam berumah tangga. Termasuk di dalam bobot adalah kecantikan fisik, keuletan dan kerajinannya, mengerti sopan santun, dan lain sebagainya. Adapun bibit adalah garis keturunannya. Inilah yang dimaksud oleh sabda Rasulullah Saw. berikut: تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِحسبِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاك Wallahu A’lam “ Perempuan itu dinikahi disebabaken salah satu dari 4 perkara, yaitu : 1. Karena kekayaannya 2. Karena Cantiknya 3. Karena Ningratnya 4. Karena Agamanya, maka ambil perempuan yang Agamanya bagus maka kalian akan “Taribat yadaak”  ...